JAKARTA — Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan 2026 dan Idul Fitri 1447 Hijriah, pemerintah terus memperkuat langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan pokok di seluruh wilayah Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi sekaligus menekan potensi lonjakan inflasi pangan yang kerap terjadi menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Kamis, 22/01/2025.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional tersebut, Kepala Dinas Pangan menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat di Jakarta. Rapat ini melibatkan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan sektor pangan guna menyinergikan langkah pengendalian pasokan dan harga pangan menjelang Puasa dan Idul Fitri 1447 H.

Dalam rapat koordinasi tersebut, dibahas berbagai strategi antisipatif, antara lain penguatan cadangan pangan pemerintah, optimalisasi distribusi pangan antarwilayah, pemantauan harga secara berkala, serta pelaksanaan operasi pasar apabila diperlukan. Selain itu, koordinasi dengan Perum Bulog dan pelaku usaha pangan juga menjadi perhatian utama guna menjamin ketersediaan komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, daging, dan bahan pangan pokok lainnya.

Dinas Pangan akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di pasar-pasar tradisional maupun modern, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait di daerah. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya stabilitas ekonomi daerah selama periode HBKN Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.

Narahubung: Afid (085242746582)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *